CLUSTERING JUMLAH POSYANDU DENGAN MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS DI KABUPATEN INDRAMAYU

Authors

  • Hidayatul Mubtadiin STMIK IKMI Cirebon, Indonesia

Keywords:

Data Mining, Clustering, K-Means, DBI

Abstract

Kabupaten Indramayu merupakan salah satu daerah dengan tantangan kesehatan masyarakat yang besar. Upaya pembinaan atau peningkatan layanan posyandu di berbagai lokasi masih belum optimal karena belum diketahui peta profil kasus wikayah dengan jumlah posyandu tertinggi dan terendah. Analisis yang dilakukan dengan teknik clustering data mining dengan menggunakan algoritma K-means. Teknik clustering mengelompokan data menurut karakteristik yang sama. Dengan menggunakan nilai indeks Davis-Bouldin untuk menentukan jumlah cluster. Dari hasil penelitian ini ditemukan bahwa cluster terbaik dari clustering jumlah posyandu terdapat 6 cluster yaitu cluster 0 dengan 28 kecamatan dan 86 desa dengan jumlah posyandu terbaik tingkat tinggi, cluster 1 dengan 2 kecamatan dan 2 desa dengan jumlah posyandu tingkat tinggi, cluster 2 dengan 12 kecamatan dan 20 desa dengan jumlah posyandu tingkat rendah, cluster 3 dengan 26 kecamatan dan 107 desa dengan jumlah posyandu tingkat rendah, cluster 4 dengan 15 kecamatan dan 28 desa dengan jumlah posyandu tingkat menengah, cluster 5 dengan 20 kecamatan dan 63 desa dengan jumlah posyandu tingkat menengah.

Downloads

Published

2025-09-08

Citation Check