PENGARUH STRATEGI AUGMENTASI DATA ADAPTIF DAN TRANSFER LEARNING DALAM PENINGKATAN PERFORMA KLASIFIKASI PENYAKIT APEL PADA DATASET DENGAN KETIDAKSEIMBANGAN MINOR

Authors

  • Restu Putra Trimedi STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Martanto . STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Yudhistira Arie Wijaya STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Indra Wiguna Marthanu STMIK IKMI Cirebon, Indonesia

Keywords:

penyakit daun apel, augmentasi adaptif, transfer learning

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan performa klasifikasi penyakit daun apel pada kondisi ketidakseimbangan data ringan (slight imbalance) melalui integrasi metode adaptive data augmentation dan transfer learning berbasis arsitektur MobileNetV2. Dataset yang digunakan merupakan Apple Disease Dataset (Original) dari Kaggle yang terdiri dari 7.462 citra yang terbagi ke dalam empat kelas, dengan nilai imbalance ratio sebesar 1.14. Meskipun tergolong ringan, ketidakseimbangan tersebut tetap berpotensi menyebabkan bias model terhadap kelas mayoritas sehingga diperlukan strategi penanganan yang tepat. Penelitian ini menguji empat skenario eksperimen, yaitu baseline (tanpa augmentasi dan tanpa pembobotan), adaptive data augmentation, class-weighted loss, serta kombinasi dari kedua pendekatan tersebut. Setiap skenario dievaluasi menggunakan beberapa metrik kinerja, meliputi accuracy, macro precision, macro recall, macro F1-score, Area Under Precision-Recall Curve (AUPRC), serta analisis confusion matrix untuk mengidentifikasi pola kesalahan prediksi antar kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan adaptive data augmentation yang difokuskan pada kelas minoritas mampu memperkaya variasi visual yang relevan dan meningkatkan representasi fitur pada kelas dengan jumlah data terbatas, sehingga berdampak pada peningkatan nilai recall dan F1-score tanpa menurunkan performa kelas mayoritas. Integrasi dengan class-weighted loss dan transfer learning berbasis MobileNetV2 terbukti memberikan performa terbaik dibandingkan skenario lainnya, dengan nilai accuracy sebesar 90,62%, macro F1-score sebesar 0,90, serta recall pada kelas Cedar Apple Rust sebesar 0,9915. Dengan demikian, pendekatan yang diusulkan efektif dalam meningkatkan performa klasifikasi serta menghasilkan model yang lebih stabil dan memiliki kemampuan generalisasi yang baik, meskipun penelitian ini masih terbatas pada kondisi ketidakseimbangan ringan dan dataset publik yang relatif homogen, sehingga diperlukan pengujian lebih lanjut pada data citra lapangan dengan variasi kondisi visual yang lebih kompleks.

References

M. Dang et al., “Computer Vision for Plant Disease Recognition: A Comprehensive Review,” Botanical Review, 2024, doi: 10.1007/s12229-024-09299-z.

A. Jafar et al., “Revolutionizing agriculture with artificial intelligence: Plant disease detection methods, applications, and their limitations,” Front. Plant Sci., 2024, doi: 10.3389/fpls.2024.1356260.

A. Upadhyay et al., “Deep learning and computer vision in plant disease detection: A comprehensive review of techniques, models, and trends in precision agriculture,” Artif. Intell. Rev., 2025, doi: 10.1007/s10462-024-11100-x.

S. U. Khan et al., “A review on automated plant disease detection,” Comput. Electron. Agric., 2025, doi: 10.1007/s44443-025-00040-3.

T. X. Neik et al., “Plant disease epidemiology in the age of artificial intelligence,” Crop Pasture Sci., 2025, doi: 10.1016/j.cps.2025.0000195.

K. Minhans et al., “Artificial intelligence and plant disease management: An agro innovative approach,” Journal of Phytopathology, 2025, doi: 10.1111/jph.70084.

H. N. Ngugi et al., “Revolutionizing crop disease detection with computational methods,” Environ. Monit. Assess., 2024, doi: 10.1007/s10661-024-12454-z.

T. Shi et al., “Recent advances in plant disease severity assessment using convolutional neural networks,” Sci. Rep., 2023, doi: 10.1038/s41598-023-29230-7.

A. Y. Ashurov et al., “Enhancing plant disease detection through deep learning: A Depthwise CNN with squeeze and excitation integration and residual skip connections,” Front. Plant Sci., 2024, doi: 10.3389/fpls.2024.1505857.

M. B. Diallo et al., “Enhanced RICAP: A novel data augmentation strategy for improved accuracy of deep learning models in plant disease detection,” Front. Plant Sci., 2025, doi: 10.3389/fpls.2025.1646611.

Y. et al. Chen, “Adaptive Data Augmentation for Imbalanced Image Classification,” 2024.

X. Gao et al., “CL-SR: Boosting imbalanced image classification with contrastive learning and SMOTE-RSB,” Applied Sciences, 2024, doi: 10.3390/app142311093.

Q. Jin et al., “Deep active learning models for imbalanced image classification,” Pattern Recognit. Lett., 2022, doi: 10.1016/j.patrec.2022.01.005.

S. ; L. Zhong F.; Xie J., “Class-Targeted Data Augmentation for Agricultural Image Classification,” Computers and Electronics in Agriculture, 206, 107656, 2025.

A. Antwi, “Improving Deep Learning in Resource-Constrained Agricultural Systems,” Journal of AI in Agriculture, 5(1), 21–34, 2024.

Downloads

Published

17-07-2026

Citation Check