ANALISIS SEGMENTASI PRODUK STOK TOMORO COFFEE MENGGUNAKAN ALGORITMA K-MEANS

Authors

  • Muhammad Rizki STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Nining Rahaningsih STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Irfan Ali STMIK IKMI Cirebon, Indonesia
  • Ade Rizki Rinaldi STMIK IKMI Cirebon, Indonesia

Keywords:

K-Means, clustering, persediaan, segmentasi produk, Tomoro Coffee

Abstract

Pertumbuhan pesat Tomoro Coffee menuntut pengelolaan persediaan yang lebih efisien, terutama karena variasi perputaran produk sering menyebabkan penumpukan stok (overstock) maupun kekurangan stok (stockout) pada cabang tertentu. Ketidakseimbangan ini berdampak pada biaya operasional, risiko kerugian bahan baku, serta ketidakpuasan pelanggan. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan analitik yang mampu mengelompokkan produk berdasarkan pola penjualan dan karakteristik inventori. Penelitian ini bertujuan menerapkan algoritma K-Means Clustering untuk melakukan segmentasi produk stok di Tomoro Coffee Ciremai. Metodologi yang digunakan mengadopsi tahapan Knowledge Discovery in Databases (KDD), meliputi seleksi data, pembersihan data, transformasi data, penentuan jumlah klaster optimal menggunakan Elbow Method dan Silhouette Score, serta evaluasi kesesuaian hasil. Dataset terdiri atas data stok dan penjualan historis selama periode observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai optimal klaster adalah K = 3, yang menghasilkan tiga segmen produk utama: (1) Fast Moving, dengan tingkat penjualan tinggi dan rotasi cepat; (2) Slow Moving, dengan pergerakan moderat; dan (3) Overstock/Dead Stock, yaitu produk dengan penjualan rendah namun stok tinggi. Segmentasi ini memberikan dasar strategis bagi pengambilan keputusan, termasuk pengaturan restock, kontrol pembelian, dan pengurangan risiko pemborosan. Penelitian menyimpulkan bahwa algoritma K-Means efektif dalam melakukan segmentasi produk stok dan dapat mendukung manajemen inventori yang lebih akurat dan efisien. Studi lanjutan disarankan untuk menambahkan variabel margin keuntungan, tren musiman, serta integrasi metode peramalan.

References

A. L. Dwiputri, Syahputra, and M. Pradana, “From Sight to Sip: The Role of Sensory Marketing in Local Coffee Shops,” International Journal of Applied Economics, Finance and Accounting, vol. 2, no. 5, 2024, doi: 10.59890/ijaeam.v2i5.2463.

F. M. A. F. Mubarok and Idris, “Pengembangan Rencana Bisnis Berkelanjutan Ditengah Pertumbuhan Industri Kopi: Studi Empiris Kedai Kopi Tekari,” Jurnal Dinamika Bisnis dan Kewirausahaan, vol. 1, no. 2, 2024.

N. A. Gicheru and N. P. Ngugi, “E-Inventory management and performance of food and beverages manufacturing firms in Kenya,” The International Journal of Business & Management, 2023.

F. Ardianto and D. Wardana, “Optimalisasi Manajemen Persediaan dengan EOQ, ROP, dan Safety Stock (Studi Kasus pada Perusahaan ‘ASK’),” RISTANSI: Riset Akuntansi, vol. 6, no. 1, pp. 1–15, 2025.

A. Kahar and (Penulis Lain tidak disebutkan), “Penerapan Data-Driven Marketing Menggunakan K-Means Clustering dan Decision Tree (Judul diinferensi dari konteks),” IJDB, 2024.

H. Prastiwi, J. Pricilia, and E. Rasywir, “Implementasi Data Mining Untuk Menentuksn Persediaan Stok Barang Di Mini Market Menggunakan Metode K-Means Clustering,” Jurnal Informatika Dan Rekayasa Komputer (JAKAKOM), vol. 2, no. 1, 2022, doi: 10.33998/jakakom.2022.2.1.34.

A. Dewabharata, “Customer Segmentation Using the K-Means Clustering as a Strategy to Avoid Overstock in Online Shop Inventory,” in Proceedings of the 1st International Conference on Contemporary Risk Studies, ICONIC-RS 2022, 2022. doi: 10.4108/eai.31-3-2022.2320688.

Downloads

Published

20-07-2026

Citation Check